Suatu saat Luqman Hakim menyampaikan ceramah, seseorang lalu datang kepadanya, “Bukankah engkau dulu seorang hamba sahaya yang pernah menggembalakan kambing bersama saya?” Luqman menjawab, “Benar, itu saya.” Lalu orang itu bertanya lagi, “Apa sebabnya derajatmu sekarang sangat tinggi?” Luqman menjawab, “ Karena saya selalu berkata benar dan tidak pernah berbicara sia-sia.”
(Maulana Ahmed E Bemat. Berbakti Kepada Orang Tua. Cahaya Hikmah. 2003. Yogyakarta))
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment