Hisyam, saudara Dzir Ar-Rummah sang penyair didatangi seorang laki-laki. Laki-laki itu berkata, “Aku hendak bepergian, kiranya apa pesan yang hendak engkau berikan?” Ia mengabulkan permohonanannya seraya berpesan, “Sholatlah pada waktunya, sebab engkau harus melakukannya. Tidak bisa tidak. Laksanakanlah sholat niscaya bermanfaat bagimu. Janganlah engkau menjadi anjing bagi teman-temanmu, sebab setiap kawan mempunyai anjing yang menggonggong terhadap orang lain. Jika baik, maka mereka berbagi dengannya, namun jika buruk, ia emban keburukan itu sendiri tanpa mereka memperdulikan.”
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment