Ilmuwan-ilmuwan cerdas ini meraih hidayah dikala memikirkan keserasian antara fakta dunia dengan kebenaran Al-Qur'an. Subhanallah, merekapun menyatakan diri sebagai muallaf. Kisah mereka begitu menarik dan mampu menguras akal kita. Disajikan bersama dengan kisah Arnold van Doorn, seorang politikus Belanda sayap tangan Geert Widers (Pembuat film 'FITNA' anti Islam) yang menyatakan muallaf dan seorang pemuda di Amerika mampu mengislamkan seluruh jamaah gereja.

Download

MENJEMPUT HIDAYAH


Sebagai manusia yang terlahir dengan akal sempurna, kita dituntut untuk menjadi manusia yang cerdas karena dengan kecerdasan itu kita diharapkan mampu mempelajari segalanya dalam hidup untuk selanjutnya disampaikan kepada yang lain sebagai amal baik kita di dunia. Al-Qur’an mengingatkan dalam surah Al-‘Ashr, bahwa seluruh manusia itu merugi, kecuali mereka yang :

(1) BERIMAN
(2) BERAMAL(BERBUAT) BAIK
(3) SALING MENASIHATI PADA KEBAIKAN
(4) SALING MENASEHATI UNTUK BERSABAR

Dunia ini adalah ladang akhirat (Al-Hadits). Ladang (dunia) adalah tempat bertanam yang akan kita manfaatkan hasil panennyadi akhirat. Bagaimana kita bertanam jika kita tidak mempunyai ladang? Apakah kita bisa menikmati hasil panen tanpa bertanam? Tentu yang dimaksud bertanam di sini adalah beramal sholeh yang manisnya pahala bisa kita rasakan di akhirat. 

Maka dari itu, ikhwan dan akhwat mari kita semua bertanam di dunia dengan tanaman yang tiada matinya, yang terus berbuah dan dapat dinikmati manisnya oleh berbagai generasi. Kita mulai dengan perbuatan sederhana, yakni menularkan ilmu kepada semua orang yang membutuhkan atau sekedar menulis sesuatu yang baik yang mampu dibaca oleh setiap orang yang ingin mencari ilmu. Para penulis tidak akan pernah mati meskipun raga mereka sudah tiada. Karya-karya mereka seolah mengisyaratkan bahwa mereka ada di dekat kita.
Akhir kata, ikhwan dan akhwat, semoga Allah mempertemukan kita bersama di yaumul akhir...Amiin...

Dunia ini Ladang Akhirat